Bandung :Ekonom Rizal Ramli mengatakan penurunan harga bensin sebesar Rp 500 tak akan signifikan mempengaruhi perekonomian rakyat. Pemerintah menurut dia sebetulnya bisa menurunkan harga lebih besar sebab kelebihan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk bahan bakar ke Pertamina sekitar Rp 75 triliun masih mencukupi.
"Harga bensin harusnya minimal turun Rp 1000,” kata Rizal di Bandung Sabtu (8/11) petang. Selain itu, sebur Rizal, mestinya yang diturunkan bukan cuma bensin tapi juga bahan bakar yang banyak digunakan masyarakat seperti solar, gas dan minyak tanah.
"Buat apa konversi minyak tanah ke gas kalau harga gas ternyata masih mahal buat kebanyakan rakyat,"ujarnya.
Ia juga menilai penurunan harga bensin Rp 500 tak akan mampu mendongkrak popularitas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. "Masak cuma turun Rp 500, itu ecek-ecek,"kata Rizal yang baru-baru ini mendeklarasikan diri sebagai calon presiden itu.
Lagi pula rakyat sudah tahu kalau harga minyak dunia turun. "Kalau cuma turun Rp 500 bisa dipertanyakan,"tandasnya.
Mau lebih......